5 Novel Seri Rekomendasi (Indonesia)

Saya melahap hampir semua jenis buku. Mulai dari novel, buku pelajaran, komik hingga pengetahuan umum. Terus terang saya bingung harus memilih hanya 5 buku untuk direkomendasikan dalam tulisan ini. Setelah melihat-lihat tumpukan buku, ternyata novel memang mendominasi dari segi jumlah. Jadilah saya merekomendasikan seri novel berikut :

  1. Tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata

“mari menyusun seroja bunga seroja, hiasan sanggul, remaja putri remaja…” senandung lawas tersebut terngiang jika mengingat Laskar Pelangi, novel yang diterbitkan oleh bentang pustaka pada tahun 2005. Saya pertama kali membaca buku ini ketika menginjak kelas 1 SMA. Bermodal pinjam, saya mengkhatamkan Laskar Pelangi sekejap saja. Menyisakan rasa kagum pada jenius Andrea Hirata yang mampu menghasilkan novel dengan latar kampung Belitung.

Setelah Laskar Pelangi, petualangan Ikal dan kawan-kawannya berlanjut di novel selanjutnya yaitu Sang Pemimpi, Edensor dan Maryama Karpov. Keseluruhan novel ini menciptakan dunia sendiri yang absurd tapi tetap masuk akal. Cara bertutur Andrea Hirata yang khas dan humor-humor cerdas yang ia selipkan dalam novelnya bisa membuat saya terkikik sendiri saat membaca karyanya. Di kali lain, saya menangis tersedu-sedu saat membayangkan Arai kecil yang sebatang kara namun mampu bertahan dalam kehidupan yang keras.

Dua novel Andrea Hirata kemudian diangkat ke layar lebar melalui kolaborasi sutradara kondang, produser dan penulis naskah, Riri Reza, Mira Lesmana serta Salman Aristo. Hasilnya, ketika pertama kali naik ke layar kaca, penonton memadati bioskop-bioskop untuk melihat keindahan Belitung dan kepiawaian Cut Mini memerankan Ibu Muslimah yang divisualisasikan dengan sangat indah oleh sang sutradara. Film Laskar Pelangi laris sama halnya dengan novelnya.

  1. Trilogi Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi

Ahmad Fuadi adalah penulis yang mempopulerkan ‘mantra’ man jadda wa jadda dalam novel pertamanya, Negeri 5 Menara. Novel ini berkisah tentang kehidupan anak-anak di pondok pesantren Gontor. Ketika pesantren dulunya identik dengan tempat pembuangan  anak-anak nakal, Ahmad Fuadi muncul kisah santri gontor yang cerdas-cerdas dan penuh dengan semangat serta berprestasi. Perspektif baru tentang pondok pesantren dan kehidupan dibalik temboknya yang tinggi mampu diolah secara ciamik oleh Ahmad Fuadi.

Alif sebagai tokoh utama dalam novel Negeri 5 menara kemudian hidup dan dewasa di dua novel selanjutnya, Ranah 3 Warna dan Rantau 1 Muara.  Semuanya bercerita tentang perjuangan menggapai mimpi dan cita-cita, tentang pentingnya bekerja keras, ikhtiar namun tetap tidak lupa berdoa dan ikhlas dengan takdir.

  1. Seri Aisyah Putri, Asma Nadia

Nama Asma Nadia tentu tidak asing lagi bagi pecinta novel tanah air. Ia adalah salah satu penulis produktif yang sudah menerbitkan puluhan karya hingga membuat publishing house sendiri. Beberapa karya novelnya juga laris diangkat ke layar lebar serta beberapa sinetron.

Salah satu seri novel asma nadia favorit saya adalah seri Aisyah Putri. Novel berseri ini mengisahkan tentang Aisyah Putri, gadis manis bungsu yang tinggal dengan ummi beserta beberapa kakak laki-lakinya yang  absurd. Seri ini sangat berkesan karena bahasanya yang mudah dan relevan dengan kehidupan cewek-cewek jaman saya. Oh iya, Seri lawas ini saya baca ketika masih SMP.

  1. Nibiru, Tasaro GK

Dari sekian banyak karya Tasaro GK, saya ingin sekali memasukkan seri novel Muhammad. Sayang, novel tersebut belum terkhatamkan jadi tidak banyak yang bisa saya ceritakan. Jadi saya memilih novel Tasaro yang berjudul Nibiru. Jika kamu penggemar harry potter, saya bisa katakana bahwa genre Nibiru hampir mirip dengan Harry Potter, petualangan dan fantasi. Saya selalu kagum dengan imajinasi para penulis ini yang menembus ruang dan waktu ini. Nama-nama yang uniknbeserta alur yang sulit ditebak membuat Nibiru wajib masuk dalam list baca para pecinta novel fantasi. Seri selanjutnya dari novel Nibiru masih ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya, termasuk saya.

  1. Seri Petualangan Agustinus Wibowo

Titik Nol adalah novel perjalanan Agustinus Wibowo yang pertama kali saya baca dan langsung membuatku jatuh hati. Agustinus berhasil merangkai perjalanannya dalam sebuah novel apik yang penuh data dan fakta menarik tentang negeri-negeri yang dilanda perang. Novel ini wajib ada dalam koleksi buku para pecinta kisah perjalanan.

#Tantangan15harimenulis

5 Novel Seri Rekomendasi (Indonesia)

2 thoughts on “5 Novel Seri Rekomendasi (Indonesia)

    • 13 June, 2017 at 5:02 PM
      Permalink

      Semoga ada waktu baca Muhammadnya Tasaro 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *