Memahami SDGs Lewat Upgrading Komunitas

Tanggal 19-20 Januari lalu saya mewakili Sobat LemINA menghadiri acara upgrading komunitas yang diikuti oleh sekitar 30 komunitas. Ada beberapa wajah familiar tetapi kebanyakan adalah wajah baru dengan nama komunitas yang juga asing ditelinga. Okesiip, saya mantap akan memanfaatkan waktu dua hari ini untuk membangun jejaring baru dengan mereka. Hal itu yang saya sampaikan ketika masing-masing perwakilan komunitas memperkenalkan diri dan menyampaikan harapan untuk kegiatan ini.

Sesi Visualisasi Sulsel 2030

Nah, kegiatan kali ini adalah untuk mengenalkan komunitas dengan SDGs dan mulai menyadari peran masing-masing kita dalam pencapaian target global ini. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan perwakilan komunitas pemuda dan pemangku kepentingan terkait dengan SDGs.

Mengenal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Pernah mendengar kata Sustainable Development Goals atau SDGs? Dalam bahasa Indonesia,SDGs dikenal dengan nama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang berisi 17 tujuan yang telah disepakati bersama oleh para pemimpin dunia pada bulan September 2015.

Secara umum, TPB dibagi dalam empat pilar besar yaitu Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi, Pilar Pembangunan Lingkungan dan Pilar Pembangunan Hukum & Tata Negara. Keseluruhannya terjabarkan dalam 17 tujuan, 169 target dan 241 indikator.

Di kegiatan ini para peserta diperkenalkan dengan 17 tujuan yang ada pada SDGs dan mulai memetakan di tujuan mana komunitas berkontribusi. Dengan demikian, kita bisa menyadari dan mulai mendokumentasikan kegiatan dengan baik.

Bincang-bincang dengan Kak Firlana

Di sore hari, kami dipertemukan dengan Kak Firlana yang merupakan alumni pertukaran pemuda Kanada. Ia datang bersamaย  perempuan buleโ€™ bernama Sheelagh. Kebetulan sekali mereka sedang berada di Sulawesi Selatan untuk keperluan kerjaan.

Saya sangat menyukai sesi ini karena Kak Firlana mampu menyajikan materi dengan sangat menarik. Caranya menuturkan berbagai fakta dan cerita membuat saya tidak pernah melepaskan perhatian selama satu jam lebih.

Banyak pelajaran yang saya peroleh terutama terutama pentingnya kesadaran menjadi masyarakat global (global citizenship). Ada pula penjelasan tentang koperasi dan sejarahnya. Tentang bagaimana Hatta telah membangun pondasi sistem ekonomi Indonesia yang sangat baik namun sayangnya tidak diimplementasikan dengan baik.

Kak Firlana juga menekankan pentingnya mengupgrade diri dengan banyak membaca dan menonton tayangan berkualitas. Salah satu film dokumenter yang Ia rekomendasikan adalah The Inconvenient Truth yang menceritakan tentang global warming.

Mengenal Konsep Result Based Management (RBM)

Sempat aktif di beberapa komunitas membuat saya sadar akan kekuatan kerja-kerja kolektif anak muda di lingkungan masayarakat. Berbagai komunitas bermunculan dalam beberapa tahun terakhir khususnya di Kota Makassar. Komunitas-komunitas ini bergiat dalam berbagai isu dan juga cakupan tempat hingga ke pelosok.

Saya kagum dengan besarnya semangat anak muda untuk menjadi perubahan. Pekerjaan rumah selanjutnya adalah menjadikan semangat berkomunitas ini tidak berhenti pada aktifitas โ€˜baikโ€™ namun juga memiliki dampak berkelanjutan. Untuk bisa sampai pada tahap ini, tentu kita harus berbesar hati melakukan evaluasi dan terbuka akan kritik.

Dalam menjalankan program, konsep Managemen Berbasis Hasil menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk penyusunan, pelaksanaan program hingga evaluasi. Penjelasan mengenai pendekatan Result Based Management dilakukan oleh kak Hendri. Meski singkat, sesi ini memberikan pengetahuan praktis bagaimana menjalankan program dalam organisasi atau komunitas. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang Result Based Management ini, bisa mempelajarinya di tautan ini.

Senang sekali bisa menjadi bagian dari kegiatan ini, bertemu teman baru dan belajar banyak hal. Utamanya tentang melakukan perbaikan pada dokumentasi data kegiatan yang selama ini dilakukan. Banyak PR yang harus dikerjakan tetapi banyak orang-orang baik dan pembelajar yang siap membantu, jadi ayo belajar lagi!

Bersama tim Beri-Six

 

 

4 Comment

  1. Dede Farsjad says: Reply

    ๐Ÿ˜ selalu suka membaca tulisan Ifa. Terima kasih sudah berbagi๐Ÿค—

  2. Ryan says: Reply

    Wahh keren sekali, makasih tulisannya kak

    Terimakasih sudah selalu menginspirasi ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

  3. Iis Nur Indah Sari says: Reply

    Masya Allah.. kata2 inspirasi ๐Ÿ˜‰
    Thanks ilmunyaa kak ifa ๐Ÿ˜˜

    Tim Beri-Six ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ™

  4. Evhh says: Reply

    Mantap ceritanya kak ifha. Mudah sekali dipahami ๐Ÿ˜

Leave a Reply