Rumah Tangga

Baru baru ini saya bertemu dengan kawan baru. Dia seorang gadis cantik dan manis. percakapan hari itu bukan hanya saya yang jadi pendengar. Ada beberapa teman lain yang ikut menemani percakapan singkat kami. Dia mulai bercerita tentang keluarga kecilnya. Saya sedikit terkejut mengetahui ia sudah berkeluarga. Wajahnya yang masih tampak sangat muda sama sekali tak menandakan ia adalah seorang ibu dua anak. Ah, saya masih suka menilai dari tampilan luar.
Dia mempunyai dua anak perempuan kembar yang baru berumur 5 tahun. Saya bisa membayangkan betapa imut dan lucunya mereka. Suaminya selingkuh dan menikah dengan perempuan lain. ‘perempuan lain’ itu hamil dan kawan baruku itu menggugat cerai suaminya.
Saya terdiam mendengar cerita tersebut.  Ini benar kan? Ini bukan sinetron kan? Pertanyaan itu berkecamuk dalam pikiranku. Untuk perempuan single yang baru saja sarjana, cerita tersebut terdengar begitu menakutkan di telinga saya. Sebegitu tragiskah kehidupan rumah tangga?

Semoga saja saya dan siapapun yang membaca tulisan ini akan menemui kehidupan rumah tangga yang indah dan dipertemukan dengan jodoh yang terbaik. Semoga. 
*Tulisan beberapa bulan lalu setelah sarjana. Tetiba ingin diposting ^_^ 

Leave a Reply